Dancing bears,
Painted wings,
Things I almost remember,
And a song someone sings
Once upon a December
Someone holds me safe and warm
Horses prance through a silver storm
Figures dancing gracefully
Across my memory...
Far away, long ago,
Glowing dim as an ember,
Things my heart
Used to know,
Once upon a December
And a song
Someone sings
Once upon a December
(Once Upon a December, dipopulerkan oleh banyak penyanyi, salah satunya Lea Salonga, favorit saya)
MELENGKAPI kebahagiaan Desember tahun ini, satu hari setelah peringatan kelahiran Sang Mesias, saya dan Vero berencana mendeklarasikan pernikahan kami. Ya, Jumat, 26 Desember 2008 nanti akan menjadi hari bersejarah bagi kami. Hari ketika cincin tanda cinta kasih sejati akan melingkar di jemari kami, menandai status baru kami sebagai pasangan suami isteri.
Seorang teman pernah bilang, menikah itu enaknya cuma 1%. Tapi yang 99% uu...enak sekali. Dari dia saya belajar untuk menjadi kepala rumah tangga yang baik. Yang bisa mengubah duka menjadi suka, menyulap malang menjadi untung, memaknai sakit sebagai kunci menuju hidup sehat.
Teman lain berkata, "Usia pernikahan kami baru 25 tahun." Dia memilih kalimat 'baru 25 tahun', bukannya 'sudah 25 tahun'. Kami yakin dengan meletakkan dasar pernikahan pada Sang Sumber Cinta, maka hari-hari dan cinta kasih kami akan selalu diperbaharui hingga tak berkesudahan.
Anda sudah menikah? Ijinkan saya menyusul. Anda belum menikah? Tak perlu gelisah. Tuhan sedang mempersiapkan skenario indah untuk hidup anda.
Kami mohon dukungan dan doa restu, karena kami yakin kehadiran anda di blog ini pun bagian dari skenario Tuhan untuk menambah kebahagiaan dan indahnya pernikahan kami.
Salam,
Vero & Boni
Selengkapnya...